Study dampak Program B3WP di Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju

Written by admin. Posted in B3WP, BERITA, Mamuju, PROGRAM, SULBAR

Published on February 15, 2014 with No Comments

YASMIB Sulawesi – Sebagai salah satu bagian dari monitoring dan evaluasi ( Monev ) yang dilakukan oleh tim dari The Asia Foundation ( TAF ) dan Seknas FITRA melakukan study dampak selama 4 hari ( 3 – 6 /2/14 ) di Provinsi Sulbar dan kabupaten Mamuju.

Dalam wawancara  study dampak ini dihadiri, Koordinator Program YASMIB Sulawesi, Rosniaty Azis, Koordinator YASMIB Sulawesi Provinsi Sulbar, Masyita Syam, Koordinator YASMIB Sulawesi kabupaten Mamuju, Firhan Rimbawan, Koord. Divisi Investigasi dan Publikasi YASMIB Sulawesi, Muh. Arif, Staf Acounting YASMIB Sulawesi, Ika Sulastri, Koordinator Jaringan Perempuan Mamuju Rusnani, dan Anggota jaringan perempuan Mamuju Rachmatia Azis.

Tim study dampak  pertama kali mendatangi dan melakukan wawancara dengan tim YASMIB di kantor perwakilan YASMIB untuk provinsi Sulbar dan kabupaten Mamuju di Jl. Soekarno Hatta, Bukit Wisata Karema, blok A, no. 14, Mamuju.  Seknas FITRA yang diwakili oleh Misbakhul Hasan dan Muh. Taufik sementara TAF mengirimkan perwakilannya yaitu Agus Sarwo Edy tau yang akrab di sapa Mas Bob.

Dalam wawancara yang dilakukan oleh  tim study dampak ini, beberapan hal yang menjadi cerita dari kelompok basis dan jaringan perempuan YASMIB di Kabupaten Mamuju mendapatkan apresiaisi yang luar biasa dari tim yang melakukan Study dampak tersebut.

Menurut Mas bob dari  TAF, mengatakan untuk daerah provinsi Sulbar dan kabupaten Mamuju program B3WP ini telah memberikan dampak yang sangat luar biasa. Perempuan yang tadinya belum bisa tampil menjadi sebagai fasilitator ataupun icon dalam setiap kegiatan musrenbang desa maupun kelurahan hingga kecamatan, dengan masuknya program  B3WP ini  mereka bisa mengimbangi dominasi laki-laki dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Sulawesi Barat dan pemerintah kabupaten Mamuju.

“kiranya setiap cerita ataupun setiap keberhasilan yang dilakukan oleh teman-teman YASMIB dan kelompok jaringan perempuannya itu menjadi catatan tersendiri dalam setiap pelaporan yang dikirim ke TAF. Jangan ini hanya menjadi cerita diseputaran wilayah YASMIB, dan pemerintah setempat, “ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Misba Seknas FITRA menurutnya, banyak hal yang telah diberikan oleh YASMIB kepada pemerintah setempat dan hal ini bisa menjadi sebagai nilai tersendiri dari keberhasilan program B3WP di Sulawesi Barat dan Kabupten Mamuju. “Mamuju merupakan pilot project baru dibandingkan dengan beberapa daerah lain yang juga menerapkan program B3WP ini namun, Mamuju ternyata memiliki dampak yang sangat luar biasa bahkan lebih baik dari daerah yang sudah lama menjadi pilot project program B3WP ini”, ujarnya disela-sela perjalanan menuju penginapan.

Setelah melakukan wawancara dengan tim YASMIB Sulawesi, keesokan harinya dan berturut-turut, tim study dampak juga melakukan wawancara dengan beberapa pihak pemerintahan yaitu, Bappeda Provinsi sulbar dan Bappeda Kabupaten Mamuju, Dinkes Provinsi Sulbar, DPRD Kabupaten Mamuju Komisi Keuangan, serta relawan YASMIB Sulawesi yaitu, Jaringan Perempuan.

Muh. Arif / YASMIB Sulawesi

No Comments

Comments for Study dampak Program B3WP di Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju are now closed.