Diskusi terbatas Draft RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) menuju Pembangunan Inklusif di kabupaten Gowa

Written by fikar. Posted in BERITA, Gowa, Peduli, PROGRAM

Published on February 11, 2016 with No Comments

1

Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 menjelaskan RPJMD ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)  merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk  jangka periode selama 5 ( lima ) tahunan  yang berisi  penjabaran dari visi , misi , dan program kepala daerah dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional, RPJMD menekankan tentang pentingnya menterjemahkan secara arif tentang visi , misi , dan agenda Kepala Daerah terpilih dalam tujuan , sasaran , strategi dan kebijakan pembangunan yang merespon kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta kesepakatan tentang tolok ukur kinerja untuk mengukur keberhasilan pembangunan daerah dalam 5 tahun ke depan. Ada 5 Prinsip-prinsip yang penting harus diperhatikan pada saat proses penyusunan RPJMD yaitu 1. Strategis 2. Demokratis dan Partisipatif 3. Politis 4.  Perencanaan Bottom Up  5. Perencanaan Top Down, Untuk dapat mengukur keberhasilan Tujuan dan Sasaran maka harus dilengkapi indikator. Tujuan dan Sasaran harus menggambarkan urusan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Kegiatan yang terlaksana Rabu, 10  Februari 2016 yang bertempat di Hotel Remcy Panakukkang (Ex Horison Panakkukang) dengan dihadiri oleh Unsur Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Desa, elemen masyarakat, pemuda dan NGO itu sendiri pada kegiatan ini yang akan menjadi Nara Sumber H.Muchlis, SE, MSi  Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa (Menjelaskan Pokok-pokok Pembangunan Inklusif di Kabupaten Gowa) Sujjadah, S.Stp, MM Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Gowa (Menjelaskan Pokok-pokok Draft RPJMD Kab. Gowa yang mendukung Pembangunan Inklusif).  Bertujuan untuk mengetahui gambaran awal draft RPJD Kab. Gowa terkait pembangunan Inklusif. Untuk menyamakan persepsi terkait Pembangunan Inklusif di Kabupaten Gowa. Dan harapan dari kegiatan ini  adanya Gambaran awal terkait Pembagunan Inklusif ke dalam draft RPJMD Kab. Gowa, Terbangunnya persepsi yang sama tentang pembangunan inklusif antara CSO, NGO (Non Government Organization), DPO (Difabel People Organization) dengan Pemerintah Kab. Gowa.  Ungkap Direktur Program YASMIB Sulawesi (Rosmiati Azis)

 

No Comments

Comments for Diskusi terbatas Draft RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) menuju Pembangunan Inklusif di kabupaten Gowa are now closed.