Koordinasi TIM MADANI PANGKEP DENGAN BAPPEDA KAB. PANGKEP

Kamis,
23 Juli 2020 – Tim Program Madani 
Pangkep.

YASMIB
Sulawesi (Masita Syam) bersama Senior FC. 
Madani, Nawir Sikki dan Mitra Lokal Pangkep, KKDP (Firdaus), melakukan
kunjungan ke Pemerintah Daerah  Kabupaten
Pangkep. Dalam hal ini tim Madani diterima oleh Ka. Bappeda Dr. Abd. Gaffar,
ST., M.Si. yang didampingi oleh  beberapa Kepala Bidang. Kunjungan ini dalam
rangka menyampaikan  gambaran
implementasi Program Madani di Pangkep.

Kepala
Bappeda merespon dengan sangat positif saat mendapat informasi bahwa salah satu
sasaran program adalah untuk penguatan CSO local. Tim menyampaikan  bahwa metode skema Program dengan proses
langsung dijalankan oleh lembaga di daerah dengan skema Partnering ,dalam hal
ini oleh YASMIB Sulawesi bersama KKDP (Komite Komunitas Demokrasi Pangkep).

Dalam
prosesnya akan diinisiasi Simpul Belajar yang merupakan entitas  komunitas. Esensi  Forum Warga untuk menggairahkan organisasi
masyarakat sipil di Pangkep  untuk bisa
berdialog, berdiskusi soal isu tematik.  Isu
tematik awal yang akan dibahas adalah soal  Kesehatan Ibu dan Anak, yang nantinya akan
bisa berkembang ke soal kemiskinan.

Dalam penjelasannya, Nawir mengatakan bahwa bagaimana Simpul Belajar bisa berkolaborasi, terjembatani untuk bisa berkolaborasi lebih kuat ke pemda dan mitra potensial lainnya. Salah satu mandatory USAID Madani, bagaimana mendorong lahirnya Kelompok collaborative governance dengan 3 fokus utama: 1. Sinergitas antar CSOyang terlibat dalam program  pembangunan di pangkep, seklaigus ada penguatan untuk mereka. 2. Soal issu tematik di Pangkep, dalam hal ini akan fokus untuk  isu Kesehatan Ibu dan Anak dulu . 3. Bagaimana sinergitas potensial sumber daya yang ada. . baik sumber daya dari luar maupun dari daerah.  Bagaimana menggerakkan sumber daya yang ada untuk berkolaborasi.

Kepala
Bappeda menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Pangkep menyambut dengan sangat
baik karena menurutnya, pemerintah memang senantiasa mendorong untuk selalu
berkolaborasi , sehingga bisa duduk bersama, berbagi peran dan saling
bersinergi. 

Dalam waktu dekat ini Pemerintah Daerah melalui Bappeda akan mulai Menyusun Draft RPJMD Teknokratik untuk rencana pembangunan periode mendatang, mengingat tahun ini, Pangkep salah satu kebupaten yang akan melaksanakan pemilukada.  Dalam proses tersebut Kepala Bappeda sangat berharap bisa mendapatkan kontribusi pemikiran dari CSO terkait penyusunan RPJMD Teknokratik. Menurutnya, CSO akan diberi ruang untuk bisa memberi masukan agar dapat memperkaya penyusunan draft RPJMD Teknokratik tersebut.

“Penataan kelembagaan CSO itu sangat penting. Penguatan CSO akan sangat membantu menguatkan agar CSO dapat mengakses peluang – peluang yang ada”, terang Kepala Bappeda.