Yasmib Sulawesi Dampingi Penyandang Disabilitas Berhadapan Hukum

Bersama PPDI Sulsel dan HWDI Sulsel, Hamzah Pemerhati Disabilitas dari Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulawesi berhasil mendampingi pria bernama Asrul, yang ditahan di Polsek Rappocini Kota Makassar

Bersama PPDI Sulsel dan HWDI Sulsel, Hamzah Pemerhati Disabilitas dari Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulawesi berhasil mendampingi pria bernama Asrul, yang ditahan di Polsek Rappocini Kota Makassar. Asrul adalah penyandang disabilitas mental atau mengalami gangguan kejiwaan. Ditahan polisi karena tuduhan pencurian.

Asrul atau biasa disapa Ulla tinggal di Jalan Andalas, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Hari Kamis 1 Februari 2018, Asrul dibawa berobat ke Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Rumah Sakit Dadi). Asrul diantar Ketua Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone, Andi Takdir.

Hari Minggu 4 Februari 2018, Asrul dilaporkan melarikan diri. Saat itu ruangan tempat Asrul istirahat terbuka. Petugas jaga yang mengambil obat sempat mengejar Asrul tapi tidak berhasil. “Senin malam saya dapat informasi Asrul ditahan di Polsek Rappocini dengan wajah penuh luka,” kata Hamzah kepada wartawan, Kamis 8 Februari 2018.

Asrul ditahan dengan tuduhan pencurian kendaraan bermotor. Membawa kabur sepeda motor driver gojek yang sedang parkir di depan warung Jalan Letjend Hertasning. “Dia hanya dorong, setelah itu motor dia simpan di tengah jalan,” kata Hamzah.

Hamzah kemudian menjelaskan kepada penyidik bahwa Asrul adalah pasien yang lari dari Rumah Sakit Dadi. Asrul pasien dengan gangguan mental atau kejiwaan. Polisi bisa yakin setelah foto Asrul di Rumah Sakit Dadi dan surat keterangan dari rumah sakit diperlihatkan. “Proses hukumnya pun dihentikan,” kata Hamzah.

Asrul sudah kembali dirawat di Rumah Sakit Dadi, Rabu 7 Februari 2018. Setelah semua berkas dari rumah sakit diserahkan ke penyidik Polsek Rappocini.

Yasmib Sulawesi saat ini bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone, mendorong program pemerintah yang inklusif. Ramah terhadap disabilitas.